selamat tinggal ..
karena,
saat ini aku ingin fokus pada apa yang aku punya
pada apa yang masih bisa aku raih
pada apa yang masih ingin untuk aku raih
pada apa yang tidak meninggalkanku
pada apa yang masih bisa aku jaga dengan kedua tangan ini
pada apa yang masih ingin untuk aku jaga dengan kedua tangan ini
aku hanya ingin memberikan yang terbaik
pada siapa yang masih menghargaiku
pada siapa yang masih menghitungku dalam kehidupannya
pada siapa yang tulus
yang benar benar tulus
yang benar benar sangat tulus
menemaniku
percaya padaku
dan yang masih bersedia
untuk diriku berada di sisinya
untuk aku percayai
pada yang masih menerimaku di saat aku menangis
di saat aku menjerit
di saat aku tersakiti
di saat aku ingin menyakiti orang lain
di saat aku ingin menyakiti diri sendiri
di saat aku tertawa
di saat aku bahagia
di saat aku menertawakan diri sendiri
di saat aku menertawakan orang lain
di saat aku menertawakan dunia
di saat aku mendapat masalah dan terjatuh
atau di saat aku membuat orang lain terjatuh karena masalah yang ku buat
pada yang masih menganggapku 'dekat'
masih bisa diraih
masih bisa di dekap
masih ada untuk tertawa bersama
masih di sini sebagai bahu untuk menangis
pada yang menyadari,
terkadang yang aku butuhkan bukan hanya sebuah diary
bukan hanya suatu tempat untuk bercerita
yang sadar,
bahwa aku bukanlah hanya seorang narasumber
dari kumpulan kejadian-kejadian suram
yang menyadari bahwa aku ada
walaupun aku hanya diam
yang menerimaku apa adanya
yang tidak merasa berat untuk menjangkauku
karena aku adalah 'sesuatu' dalam kehidupannya
itulah kenapa aku ucapkan, selamat tinggal
teruntukmu
semoga kau mengerti ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar