Sabtu, 17 Maret 2012

Teruntuk Dia ..

hari kelabu, selimuti hatiku yang sendu
kala sosokmu perlahan memudar menjadi semu
tak kasat lagi dimataku, wajahmu yang dulu
wajang yang terkadang menajamkan alis hitam
wajah yang tak jarang menebar senyuman
godaanmu yang dulu, kini baru ku tau
hanya sapaan kecil, tanda pertemanan
harapanku terlalu tinggi, meminta kau membalas perasaan ini
dengan cinta sejati, sesuai permohonanku tiap malam pada Tuhan
kini ku merasa terlempar, bahkan terlalu dekat tuk sekedar memandang
rasa tak peduli,, kini semakin berderu
tiap langkah kakiku mengarungi tatapanmu
karena aku telah disadarkan Tuhan, melalui putaran waktu
bahwa dirimu menganggapku berlalu
seperti debu yang silih berganti bersatu dinapasmu
jangan tangkap aku lagi, aku hanya ingin berlari
mengejar semua mimpi yang sempat kau henti
biarkan kau bahagia disana bersamanya, karena sudah ku terima
biarkan ku disini menepi,
bersama luka yang ku ukir sendiri ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar