meskipun tentang apapun,
mengecewakan sekali pun
kau tetap membuatku tersenyum
meskipun sesakit apapun,
membunuh sekali pun
kau tetap membuatku tak sanggup lupakan tiap lekuk tubuhmu
bodohnya aku yang menanam benih cinta pada tanah yang tak menerima
bodohnya aku yang selalu mengharapkan bara tanpa api
namun ..
paling bodohnya aku yang tak pernah menyiakan waktu canggung menatapmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar