berubah
entah sejak kapan kata itu terus melayang di otakku
terlalu sering, mungkin jadi alasan jitu dari amnesia sesaat ku
yang pasti kau tak begitu, setidaknya dulu
ku ingat benar, pujian lembutmu tak segan mengembangkan hatiku
senyum hangatmu tak bersela tuk menyapaku
bahkan jemari panjangmu seolah tak enggan menggenggam semua peluhku
kini, semua tak begitu
alasan yang ku mau darimu masih membisu
kebingunganku terus berlari tanpa berujung
karena sekarang dimataku kau tampak jarang
kau tampak asing tuk ku tatap
kau tampak angkuh tuk ku sapa
bahkan, kau terlalu dingin tuk ku sentuh
pedinh, sungguh pedih saat linangan air mataku jatuh demi dirimu
merasakan perubahanmu dengan alasan yang semu
hatiku terus berteriak menentang keputusan sepihakmu itu
aku tidak mau berjarak denganmu
aku tidak mau dianggap berlalu
dan sungguh, aku tidak mau kehilangan sosokmu
sosokmu yang pertama di mataku
sosokmu yang dulu ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar